#Saranb2b

Strategi China Plus One: Panduan Sederhana untuk Rantai Pasok Anda di Tahun 2026

Poin Penting

  • Jaring Pengaman: Strategi China Plus One adalah rencana untuk tetap mempertahankan produksi utama di China sambil menambahkan basis produksi kedua di negara seperti Indonesia. Tujuannya adalah membuat operasional bisnis Anda lebih aman dan stabil.
  • Perubahan Plus X: Di tahun 2026, banyak bisnis mulai beralih ke model China + X. Artinya, mereka menambah beberapa hub produksi di berbagai negara Asia untuk menyebarkan risiko lebih luas.
  • Keuntungan Perdagangan: Memanfaatkan perjanjian dagang regional seperti RCEP membantu perpindahan barang antar-negara dengan bea masuk yang lebih rendah, sehingga memberi keuntungan besar bagi bisnis Anda.
  • Kontrol Menyeluruh: Sangat penting menggunakan tools digital untuk memantau stok di semua lokasi secara bersamaan. Dengan begitu, Anda memiliki visibilitas penuh terhadap seluruh rantai pasok Anda.

Strategi China Plus One pada dasarnya berarti tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang. Jika bisnis Anda hanya bergantung pada satu negara, perubahan aturan perdagangan atau bencana lokal dapat langsung mengganggu penjualan Anda. Di tahun 2026, membangun jaringan rantai pasok yang kuat dan fleksibel menjadi cara terbaik untuk melindungi pertumbuhan bisnis.

Mengapa banyak bisnis beralih ke model Plus X di 2026?

Saat ini, alasan utama pertumbuhan rantai pasok di Asia bukan lagi sekadar mencari biaya murah, tetapi juga mengelola risiko. Mengandalkan hanya satu lokasi produksi menjadi langkah yang berisiko tinggi di pasar saat ini. Selain itu, arus investasi baru sekitar Rp1.971 triliun diperkirakan masuk ke Asia Tenggara tahun ini, membuka peluang besar untuk ekspansi bisnis.

Risiko Perdagangan: Sebanyak 72% profesional industri mengatakan perubahan tarif menjadi ancaman terbesar terhadap margin keuntungan mereka tahun ini.

Biaya Tenaga Kerja Lebih Rendah: Upah tenaga kerja di Indonesia bisa lebih dari 50% lebih murah dibanding kota-kota manufaktur utama di China, sehingga memberikan keuntungan biaya yang signifikan.

Pasar Baru: Jutaan konsumen di Asia Tenggara kini membeli lebih banyak produk. Hal ini membuat hub manufaktur di Indonesia juga berpotensi menjadi pusat penjualan lokal yang kuat.

Penyebaran Risiko: Dengan memiliki beberapa lokasi operasional, bisnis Anda tetap bisa berjalan meskipun salah satu hub mengalami kendala, seperti keterlambatan logistik saat musim puncak Hari Raya Idul Fitri.

Namun, perpindahan ke model ini juga membuat proses administrasi dan dokumen menjadi lebih kompleks, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia. Karena itu, Anda membutuhkan mitra logistik terpercaya yang mampu memberikan visibilitas penuh terhadap pergerakan kargo Anda di setiap pulau dan negara. Dengan begitu, ketahanan rantai pasok Anda tetap terjaga tanpa menambah beban kerja operasional.

 

Negara mana yang cocok menjadi Plus One Anda?

Memilih lokasi kedua sangat bergantung pada jenis produk yang Anda jual dan siapa target pelanggan Anda. Bagi banyak bisnis, Indonesia menjadi salah satu pilihan terbaik sebagai hub kedua di tahun 2026.

Fitur

China (Basis Utama)

Indonesia (Plus X)

Peran

Produksi komponen berteknologi tinggi

Perakitan akhir dan produksi komponen dasar

Manfaat Perdagangan

Memiliki jaringan pemasok lokal yang sangat besar

Pajak lebih rendah melalui perjanjian perdagangan lokal

Profil Biaya

Efisiensi tinggi tetapi biaya tenaga kerja lebih mahal

Biaya tenaga kerja lebih rendah dengan infrastruktur yang lebih baru

Target Pasar

Menjual ke pasar global dan China

Fokus menjual ke Asia dan sekaligus menyebarkan risiko bisnis

Indonesia merupakan contoh yang sangat menarik untuk Strategi China Plus One, terutama di sektor suku cadang otomotif dan garmen. Pemerintah Indonesia juga aktif mendorong investasi asing dengan membangun kawasan industri yang memiliki infrastruktur lengkap, sehingga perusahaan dapat memulai operasional dengan lebih cepat dan efisien.

Bagaimana mengatasi tantangan saat menambahkan hub baru?

Memperluas jaringan produksi adalah langkah besar bagi bisnis Anda. Pasar baru seperti Indonesia memiliki aturan dan proses kepabeanan yang berbeda, sehingga sering terasa rumit. Karena itu, memiliki partner lokal yang terpercaya sangat penting.

Aturan Asal Barang: Anda perlu mengetahui perjanjian dagang mana yang memberikan tarif pajak paling rendah untuk produk Anda.

Risiko Klasifikasi Barang: Kesalahan dalam dokumen atau klasifikasi barang dapat menyebabkan denda besar dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Bea dan Cukai), yang nilainya bisa mencapai Rp159 juta atau bahkan lebih, tergantung jenis kesalahannya.

Dukungan GTS: Kami menggunakan perangkat My Global Trade Services untuk membantu menemukan HS code yang tepat bagi produk Anda agar tetap sesuai aturan. Untuk barang tertentu, seperti bahan kimia industri, dibutuhkan izin khusus seperti izin impor B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), yang proses pengajuannya cukup panjang dan detail.

Ahli Lokal: Tim internal kami dan partner lokal terpercaya, seperti PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan), bertindak sebagai pendamping lokal untuk membantu Anda menghindari keterlambatan di titik masuk utama seperti Pelabuhan Tanjung Priok.

Dengan memanfaatkan tools digital dan dukungan ahli lokal, Anda dapat memastikan pembayaran bea masuk tetap serendah mungkin saat memindahkan barang antar-hub. Ini membantu menjaga harga tetap kompetitif sekaligus membangun operasional lokal yang kuat dan andal.

 

Bagaimana visibilitas digital membantu dalam mengelola banyak lokasi?

Anda tidak bisa mengelola sesuatu yang tidak terlihat. Jika stok barang Anda tersebar di China dan berbagai pulau di Indonesia, Anda membutuhkan satu sistem digital terpadu untuk memantau semuanya secara real-time.

Pelacakan Real-Time: Melalui MyDHL+, Anda dapat memantau seluruh pengiriman dan hub dalam satu tampilan.

Pengambilan Keputusan Lebih Cepat: Data langsung membantu Anda mengalihkan pengiriman jika terjadi cuaca buruk atau kepadatan pelabuhan, yang sering menjadi tantangan di kawasan Asia.

Pengalaman Pelanggan Lebih Fleksibel: Layanan On Demand Delivery (ODD) memberikan pelanggan lebih banyak pilihan dan kontrol atas jadwal pengiriman mereka.

Audit Kepabeanan Lebih Mudah: Menyatukan seluruh data dalam satu sistem membantu mempermudah proses audit dengan Bea dan Cukai.

Data real-time membantu Anda mengelola rantai pasok yang kompleks dengan lebih percaya diri. Anda dapat merespons perubahan lebih cepat sekaligus membangun kepercayaan dengan partner dan pelanggan.

Apakah rantai pasok Anda siap menghadapi tahun 2027?

Gunakan audit 5 poin ini untuk mengecek apakah jaringan supply chain Anda sudah siap untuk tahun depan. Strategi China Plus One yang efektif membutuhkan evaluasi rutin agar tetap relevan dan mampu menghadapi perubahan pasar.

Area Audit

Pertanyaan Penting

Penjelasan para Ahli

Hukum Perdagangan

Apakah Anda sudah menemukan perjanjian dagang dengan pajak terendah?

Struktur pajak yang tepat membantu dalam menjaga total biaya tetap rendah.

Pelabuhan dan Pasokan listrik

Apakah hub baru Anda memiliki pasokan listrik dan kapasitas pelabuhan yang memadai?

Memastikan infrastruktur yang memadai akan membantu operasional tetap berjalan tanpa hambatan.

Perangkat Digital

Apakah sistem Anda sudah terhubung dengan mitra global untuk pemantauan secara real-time ?

Data langsung (Live) membantu Anda menemukan dan mengatasi keterlambatan dengan cepat.

Batas Pajak

Apakah Anda memanfaatkan batas bebas bea masuk (duty-free) untuk menghemat biaya?

Memanfaatkan batas ini dapat menurunkan biaya untuk penjualan skala kecil.

Emisi

Apakah Anda menggunakan gudang yang ramah lingkungan untuk mencapai target keberlanjutan Anda?

Mengurangi emisi dapat membantu Anda dalam memenuhi aturan lingkungan yang baru.

Audit Jaringan Rantai Pasok Anda Sekarang

Membangun hub kedua di Indonesia adalah langkah cerdas untuk melindungi masa depan bisnis Anda. Anda tidak perlu menghadapi aturan dan proses baru sendirian. Partner logistik yang terpercaya dapat membantu membuat proses ini jauh lebih mudah. Jika bisnis Anda masih bergantung pada satu negara saja, keuntungan Anda di tahun 2026 bisa berisiko terganggu akibat perubahan pasar, regulasi, atau hambatan perdagangan

Tinjau kembali jalur perdagangan dan lokasi pabrik Anda saat ini. Jika biaya operasional terus meningkat atau pengiriman mulai melambat, mungkin sudah waktunya melakukan perubahan. Kami dapat membantu Anda memetakan jaringan rantai pasok dan menjaga bisnis Anda tetap aman serta siap menghadapi 2027.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Strategi China Plus One adalah strategi bisnis untuk berkembang dengan menambahkan basis produksi kedua di negara lain, seperti Indonesia, sambil tetap mempertahankan basis utama di China. Strategi ini membantu bisnis mengurangi ketergantungan pada satu lokasi dan menurunkan risiko perdagangan.

Plus X adalah tahap lanjutan dari strategi ini. Artinya, bisnis Anda memiliki lebih dari satu hub tambahan. Misalnya, pabrik utama tetap berada di China, sementara hub perakitan atau produksi tambahan berada di negara ASEAN lain seperti Vietnam, Indonesia, dan Malaysia.

RCEP adalah perjanjian perdagangan antara 15 negara di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia. Perjanjian ini menyatukan aturan terkait pajak dan asal barang, sehingga perpindahan produk antar-hub menjadi lebih mudah tanpa dikenakan bea masuk tambahan.

Anda dapat menggunakan MyDHL+ untuk melihat seluruh pengiriman dalam satu platform. Sistem ini memberikan data real-time mengenai lokasi barang Anda, baik saat berada di China, dalam perjalanan ke Jakarta, maupun di hub lainnya dalam jaringan rantai pasok Anda.