#PengirimanDenganDhl

Panduan Lengkap Pengiriman dari Indonesia ke Singapura

Bacaan 7 menit
Dua karyawan DHL laki-laki memuat paket besar bersama-sama ke dalam van DHL listrik.

Bagi pelaku bisnis Indonesia yang ingin memperluas jangkauan pasar, Singapura merupakan pintu ekspor yang sangat mudah diakses dan menguntungkan. Kedekatan geografis serta hubungan budaya yang sudah terjalin lama antara kedua negara menciptakan iklim perdagangan yang sangat kondusif. Sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, nilai ekspor Indonesia ke Singapura secara konsisten mencapai sekitar USD 15,8 miliar per tahun¹, yang menunjukkan permintaan kuat dan berkelanjutan terhadap produk Indonesia.

Namun, untuk benar-benar memanfaatkan hubungan bilateral yang kuat ini, tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk. Pelaku usaha juga perlu memahami proses ekspor dengan baik. Panduan ini memberikan gambaran praktis dan mudah dipahami tentang cara mengekspor barang ke Singapura dengan sukses—mulai dari mengenali produk yang berpotensi, hingga mengelola logistik secara efisien—agar bisnis Indonesia dapat berkembang di pusat perdagangan regional yang strategis ini.

Mengapa Singapura menjadi pasar ekspor strategis bagi bisnis Indonesia

Peran Singapura sebagai pasar ekspor strategis ditentukan oleh posisinya sebagai pusat logistik, keuangan, dan re-ekspor di kawasan Asia. Dengan sekitar 400 perusahaan perdagangan global dan lebih dari 200 bank internasional², Singapura menawarkan akses luas ke pasar sumber dan tujuan di seluruh dunia. Dari sisi infrastruktur, Singapura memiliki konektivitas kelas dunia, dengan lebih dari 200 jalur pelayaran yang terhubung ke 600 pelabuhan global serta lebih dari 100 maskapai yang melayani 100 negara³. Hal ini menjadikan Singapura sebagai titik masuk ideal bagi produk Indonesia yang ingin menembus pasar internasional. 

Konektivitas ini diperkuat oleh jaringan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (DTA)⁴, yang memudahkan bisnis untuk berinvestasi dan berdagang dengan berbagai negara besar. Hubungan dagang yang erat antara Indonesia dan Singapura juga berarti proses yang lebih sederhana serta kesamaan budaya, sehingga hambatan komunikasi dan administrasi dapat diminimalkan. Ini memberi keunggulan kompetitif bagi eksportir Indonesia yang ingin membangun kehadiran di tingkat regional

Produk potensial untuk diekspor dari Indonesia ke Singapura

Permintaan pasar Singapura sangat beragam, sehingga membuka peluang besar bagi eksportir Indonesia dari berbagai sektor. Komoditas dalam jumlah besar seperti gas petroleum (USD 1,86 miliar) dan produk minyak olahan (USD 1,36 miliar) masih menjadi andalan ekspor. Selain itu, produk bernilai tinggi seperti peralatan penyiaran, perhiasan dan batu mulia, serta alat medis juga memiliki pangsa pasar yang signifikan5.

Di luar kategori tersebut, produk konsumsi juga memiliki potensi besar. Pasar Singapura menunjukkan permintaan tinggi terhadap produk buatan Indonesia seperti rokok linting, produk segar (perishable goods), serta bumbu dan saus—termasuk kecap manis, berbagai varian sambal inovatif, dan racikan rempah tradisional⁶. Hal ini menegaskan peluang besar bagi pelaku usaha Indonesia, baik di sektor elektronik bernilai tinggi maupun produk sehari-hari yang dekat dengan selera masyarakat Singapura yang beragam.

Cara mengekspor barang ke Singapura

Agar pengiriman barang dari Indonesia ke Singapura berjalan lancar, dibutuhkan persiapan yang matang serta kepatuhan terhadap prosedur administrasi yang berlaku. Dengan begitu, barang Anda dapat melewati proses clearance Bea dan Cukai Indonesia dengan cepat dan sampai ke tujuan tanpa kendala.

1. Menyiapkan dokumen ekspor yang wajib

Dokumen ekspor yang lengkap dan akurat sangat penting untuk memastikan proses kepabeanan berjalan mulus. Dokumen-dokumen ini berfungsi untuk menjelaskan jenis barang, pihak yang terlibat, serta nilai komersial dari pengiriman.

Pastikan Anda menyiapkan dokumen berikut:

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): Nomor ini wajib dimiliki untuk mengesahkan bisnis Anda dan digunakan dalam seluruh transaksi keuangan serta kegiatan ekspor dengan pemerintah Indonesia.
  • Nomor Induk Berusaha (NIB): NIB adalah identitas usaha sekaligus izin operasional utama yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan bisnis, termasuk ekspor .
  • Nomor Identitas Kepabeanan (NIK): Nomor ini menandakan bahwa Anda terdaftar sebagai eksportir dan diperlukan untuk berinteraksi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
  • Certificate of Origin (COO) / Sertifikat Keterangan Asal (SKA): Dokumen ini menyatakan asal negara barang yang diekspor. COO penting untuk mendapatkan tarif preferensial berdasarkan perjanjian dagang, sehingga bea masuk di Singapura bisa lebih rendah atau bahkan nol.
  • Packing List (Daftar kemasan):Daftar rinci isi kiriman, termasuk jumlah, berat, dan dimensi setiap paket. Dokumen ini membantu proses pengecekan barang dan transportasi.
  • Commercial invoice: Dokumen resmi yang berfungsi sebagai bukti transaksi jual beli antara penjual dan pembeli. Bea dan Cukai menggunakan invoice ini untuk menilai nilai barang dan perhitungan pajak.
  • Bill of Lading (B/L) atau Air Waybill (AWB): Dokumen kontrak antara pengirim dan perusahaan pengangkut, sekaligus bukti penerimaan barang dan dokumen resmi pengiriman.
  • Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB): Dokumen deklarasi ekspor yang diajukan ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai tanda resmi bahwa barang akan diekspor dan untuk memulai proses clearance di Indonesia.

2. Memahami aturan impor di Singapura

Singapura dikenal memiliki kebijakan perdagangan yang terbuka, namun tetap penting bagi eksportir untuk memahami aturan impornya. Berbeda dengan banyak negara lain, Singapura tidak mengenakan bea masuk untuk sebagian besar barang impor. Bea masuk hanya dikenakan pada beberapa jenis barang tertentu, yaitu:

  • Minuman beralkohol
  • Produk tembakau
  • Kendaraan bermotor
  • Produk minyak bumi dan/atau campuran biodiesel

Untuk semua jenis barang, kode HS (Harmonized System) wajib digunakan. Kode HS yang tepat memastikan klasifikasi barang yang benar dan membantu menentukan apakah ada bea masuk serta perhitungan Goods and Services Tax (GST) yang berlaku. Meskipun jasa kurir dapat membantu memberikan panduan, tanggung jawab kepatuhan tetap berada di pihak eksportir.

Selain itu, perhatikan juga ketentuan De Minimis. Singapura menerapkan batas nilai S$400 untuk barang impor bernilai rendah yang dibebaskan dari GST. 

Namun, ketentuan ini hanya berlaku jika penjual atau importir tidak terdaftar GST di Singapura. Jika bisnis Anda terdaftar GST di Singapura, maka GST tetap harus dibayarkan saat impor. 

3. Mendeklarasikan nilai barang dengan benar

Deklarasi nilai barang yang akurat sangat penting karena otoritas Bea dan Cukai Singapura menggunakan nilai ini untuk menghitung bea masuk (jika ada) dan GST. Nilai yang dicantumkan harus sesuai dengan commercial invoice. Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan penundaan proses clearance. Menyatakan nilai barang lebih rendah dari sebenarnya berisiko menimbulkan biaya tambahan, denda, masalah hukum, bahkan penyitaan barang. Sebaliknya, menyatakan nilai terlalu tinggi dapat membuat Anda membayar GST dan bea masuk lebih besar dari seharusnya. Karena itu, transparansi dan ketepatan dalam mencantumkan nilai barang adalah kunci agar pengiriman ke Singapura berjalan cepat, aman, dan tanpa masalah.

Bagaimana DHL Express mempermudah ekspor ke Singapura

Seorang karyawan DHL laki-laki memuat paket cokelat ke area kargo van pengiriman DHL listriknya.

Mengelola dokumen, memastikan kepatuhan terhadap aturan kepabeanan, dan menjaga agar pengiriman tiba tepat waktu bisa menjadi tantangan tersendiri saat mengekspor barang dari Indonesia. Di sinilah peran DHL Express sebagai perusahaan kurir internasional tepercaya menjadi solusi yang tepat, dengan pengalaman luas serta jaringan kuat di Indonesia dan Singapura.

DHL Express memberikan dukungan menyeluruh untuk menyederhanakan seluruh proses pengiriman. Kami membantu memastikan kepatuhan melalui layanan customs clearance yang profesional, dengan menangani prosedur kepabeanan yang kompleks agar pengiriman lintas negara berjalan lancar. Kami juga memberikan panduan pengemasan yang tepat untuk melindungi barang selama proses pengiriman. Yang tak kalah penting, sistem pelacakan DHL Express memungkinkan Anda memantau kiriman secara real-time, sehingga Anda merasa tenang sejak barang dijemput hingga diterima oleh penerima. Dengan pilihan layanan yang fleksibel—mulai dari pengiriman dokumen mendesak hingga paket berukuran besar—DHL Express menjadi mitra andalan Anda untuk perdagangan internasional yang aman dan terpercaya.

Jalur Anda Menuju Sukses di Pasar Singapura

Singapura merupakan peluang ekspor yang besar dan mudah dijangkau bagi bisnis Indonesia. Namun, untuk memanfaatkan peluang ini secara maksimal, dibutuhkan persiapan yang matang—mulai dari kelengkapan dokumen hingga kepatuhan terhadap peraturan kepabeanan. Meski terlihat rumit, semua ini dapat dikelola dengan baik jika Anda bekerja sama dengan mitra logistik yang tepat.

Dengan memilih DHL Express, Anda mendapatkan partner strategis yang mampu menyederhanakan proses kepabeanan, mempercepat waktu pengiriman, dan memastikan barang tiba dengan aman. Kami membantu mengubah tantangan logistik menjadi keunggulan kompetitif, sehingga bisnis Anda dapat berkembang di pasar internasional.

Siap memanfaatkan peluang di Singapura? Buka akun akun bisnis DHL Express sekarang dan nikmati proses ekspor yang lebih mudah, cepat, dan aman.

1 – Observatorium Kompleksitas Ekonomi, Oktober 2025

2 – Enterprise Singapura, Juli 2025

3 – Enterprise Singapura, Juli 2025

4 – Enterprise Singapore, Juli 2025

5 – Observatorium Kompleksitas Ekonomi, Oktober 2025

6 – Freshdi, Agustus 2025