#SaranLogistik

Logistik Last Mile Ramah Lingkungan: Cara Menghadapi Pembatasan Emisi & Menjaga Kelancaran Pengiriman di Perkotaan

Poin Penting

  • Kepatuhan terhadap Regulasi: Beralih ke armada listrik membantu bisnis tetap dapat mengakses area perkotaan yang menerapkan pembatasan emisi.
  • Pengiriman Lebih Efisien: Penggunaan kombinasi moda transportasi yang tepat, mulai dari sepeda motor listrik hingga van listrik, dapat membantu mengurangi dampak kemacetan di pusat kota.
  • Meningkatkan Loyalitas Pelanggan: Opsi pengiriman yang lebih ramah lingkungan membantu memenuhi harapan pelanggan yang semakin peduli terhadap lingkungan.
  • Visibilitas Jejak Karbon: GoGreen Plus memungkinkan Anda menunjukkan pengurangan emisi yang telah diverifikasi kepada pelanggan saat checkout.

Bayangkan pukul 08.00 pagi di Jakarta. Pelanggan Anda sedang menunggu paketnya, tetapi kendaraan pengiriman tertahan di pos pemeriksaan emisi dan tidak diizinkan memasuki kawasan tertentu di pusat kota. Jika situasi seperti ini terjadi pada banyak kendaraan dalam armada pengiriman Anda, kinerja pengiriman tepat waktu tentu dapat terdampak. Seiring semakin banyak kota yang menerapkan regulasi kualitas udara dan pengurangan emisi, bisnis perlu menyesuaikan strategi logistiknya agar pengiriman tetap berjalan lancar. DHL siap membantu menjaga kelancaran pengiriman di area perkotaan melalui solusi logistik yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan regulasi yang terus berkembang.

Mengapa zona rendah emisi menjadi tantangan bagi kurir konvensional?

Semakin banyak kota di Indonesia menerapkan aturan yang lebih ketat terkait emisi kendaraan untuk meningkatkan kualitas udara. Aturan ini dapat mencakup pembatasan akses atau sanksi bagi kendaraan dengan tingkat emisi yang tinggi.

Jika mitra pengiriman Anda masih mengandalkan kendaraan berbahan bakar bensin atau diesel dengan teknologi lama, risiko keterlambatan dan biaya tambahan dapat meningkat. Sebagai contoh, Jakarta telah menerapkan uji emisi kendaraan wajib, sehingga kendaraan yang tidak memenuhi standar dapat dikenakan sanksi dan berpotensi mengganggu jadwal pengiriman.

Bagaimana DHL Express mengatasinya

Memenuhi standar emisi yang terus berkembang memerlukan investasi jangka panjang pada armada pengiriman. Karena itu, DHL berkomitmen untuk menghadirkan 80.000 kendaraan listrik untuk pengiriman last-mile pada tahun 2030 , dengan target 60% armada pengiriman menggunakan kendaraan listrik. Investasi ini membantu memastikan pengiriman tetap berjalan lancar seiring semakin banyak kota yang membatasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil. Dengan demikian, bisnis Anda dapat terus menjangkau pelanggan secara andal sekaligus lebih siap menghadapi masa depan logistik yang berkelanjutan.

Dampaknya bagi proses checkout dan pengiriman Anda

Financial Penalties

Risiko Biaya Tambahan:  Kendaraan yang tidak memenuhi standar emisi berpotensi dikenakan sanksi atau denda. Hal ini dapat meningkatkan biaya operasional dan memengaruhi efisiensi pengiriman.

Restricted windows

Akses Pengiriman yang Lebih Terbatas:  Kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan emisi dapat menghadapi pembatasan akses ke area tertentu atau tidak diizinkan memasuki zona rendah emisi (Low Emission Zone), seperti kawasan Kota Tua Jakarta dan area lain yang mungkin menerapkan aturan serupa di masa depan.

Cart abandonment

Risiko Pelanggan Membatalkan Pembelian:  Keterlambatan pengiriman akibat pembatasan kendaraan dapat memengaruhi pengalaman pelanggan. Jika ekspektasi pengiriman tidak terpenuhi, risiko pembatalan transaksi atau keranjang belanja yang ditinggalkan (cart abandonment) dapat meningkat.

Seiring semakin banyaknya regulasi emisi yang diterapkan di pusat-pusat perdagangan utama Indonesia, terutama menjelang musim puncak Lebaran ketika volume pengiriman dan pengawasan meningkat, penggunaan solusi logistik yang lebih ramah lingkungan menjadi langkah penting untuk membantu bisnis mengelola biaya operasional dan menjaga kelancaran pengiriman.

 

Mengapa pilihan armada pengiriman berbeda di setiap wilayah?

Tidak semua kendaraan ramah lingkungan cocok digunakan di setiap kota. Kondisi jalan, kepadatan lalu lintas, serta karakteristik kawasan perkotaan dapat memengaruhi jenis kendaraan yang paling efektif untuk digunakan.

Misalnya, kendaraan van mungkin ideal untuk area pinggiran kota dengan jalan yang lebih lebar, tetapi kurang efisien untuk menjangkau jalan-jalan sempit di pusat kota yang padat. Karena itu, penggunaan berbagai jenis kendaraan ramah lingkungan biasanya lebih efektif dibanding mengandalkan satu jenis kendaraan saja.

Bagaimana DHL Express menyesuaikan kendaraan dengan kondisi lokasi

DHL Express mengoptimalkan rute pengiriman dengan menyesuaikan jenis kendaraan terhadap kondisi wilayah yang dilayani. Di kota besar yang padat seperti Jakarta, pendekatan ini membantu pengiriman menghindari kemacetan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengurangi konsumsi energi pada setiap pengiriman. Dengan memilih kendaraan yang tepat untuk setiap rute, pengiriman dapat berjalan lebih lancar, andal, dan berkelanjutan.

Perbandingan jenis kendaraan untuk pengiriman ramah lingkungan

Setiap jenis kendaraan memiliki keunggulan yang berbeda sesuai dengan kondisi area pengiriman. Memilih kendaraan yang tepat dapat membantu meningkatkan kecepatan pengiriman sekaligus mengurangi emisi karbon:

Jenis Kendaraan

Area Operasional yang Ideal

Keunggulan Utama

Sepeda Motor Kargo Listrik (Electric Cargo Bikes)

Kawasan bisnis dengan kepadatan tinggi dan jalan yang relatif sempit

Membantu menghindari kemacetan dan kendala parkir

Van Listrik

Area permukiman di pinggiran kota dan kawasan komersial yang lebih terencana

Kapasitas angkut lebih besar tanpa emisi

Skuter Listrik

Pusat kota yang sangat padat dengan lalu lintas tinggi

Lincah dan cepat untuk pengiriman paket berukuran kecil

Pemilihan moda transportasi yang tepat berpengaruh langsung terhadap kecepatan pengiriman dan efisiensi karbon. Di kota besar yang padat seperti Jakarta, sepeda motor dan skuter listrik sering menjadi pilihan yang efektif untuk menavigasi kemacetan dan jalan yang padat .Sementara itu, di kawasan komersial atau permukiman yang lebih teratur, van listrik dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai karena mampu mengangkut lebih banyak paket dalam satu perjalanan .

Bagaimana logistik berkelanjutan membantu meningkatkan loyalitas pelanggan E-Commerce?

Saat ini, semakin banyak konsumen yang ingin memastikan bahwa merek yang mereka pilih turut memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas bisnisnya. Bahkan, sebagian pelanggan dapat membatalkan pembelian jika tidak menemukan opsi pengiriman yang ramah lingkungan saat proses checkout. Dengan menawarkan pilihan pengiriman yang lebih berkelanjutan, bisnis dapat menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan sekaligus membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Faktor ini menjadi semakin penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.

Bagaimana GoGreen Plus membantu meyakinkan pelanggan Anda

GoGreen Plus memberikan cara yang jelas dan terukur bagi bisnis untuk menunjukkan komitmen perusahaan Anda dalam mengurangi dampak lingkungan. Solusi ini memungkinkan perusahaan membagikan data pengurangan emisi yang telah diverifikasi kepada pelanggan. Dengan transparansi yang lebih baik mengenai dampak lingkungan dari pengiriman, bisnis dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mendorong pelanggan yang peduli lingkungan untuk kembali berbelanja

3 Cara menunjukkan komitmen peduli lingkungan di halaman checkout

Berikut beberapa cara untuk menunjukkan komitmen terhadap lingkungan kepada pelanggan Anda:

  • Tampilkan Informasi Emisi yang Jelas: Menampilkan opsi pengiriman ramah lingkungan atau informasi pengurangan emisi saat checkout dapat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mengurangi risiko pembatalan pembelian (cart abandonment).
  • Berikan Fleksibilitas Waktu Pengiriman: Layanan On Demand Delivery (ODD) memungkinkan pelanggan memilih waktu pengiriman yang paling sesuai. Hal ini membantu meningkatkan keberhasilan pengiriman pada percobaan pertama dan mengurangi kebutuhan pengiriman ulang yang dapat menambah emisi.
  • Pelacakan Digital Tanpa Kertas: Pembaruan status pengiriman secara digital melalui DHL Express Mobile App membantu mengurangi penggunaan dokumen cetak sekaligus menunjukkan komitmen bisnis Anda terhadap lingkungan.

Riset menunjukkan bahwa tren ini semakin penting bagi konsumen. Hampir 80% konsumen global tertarik pada opsi pengiriman yang ramah lingkungan, sementara 66% mempertimbangkan upaya perusahaan dalam menjaga lingkungan saat menentukan tempat mereka berbelanja. Mengintegrasikan fitur-fitur ini ke dalam toko online Anda bukan hanya membantu membangun kepercayaan pelanggan, tetapi juga dapat memperkuat daya saing bisnis dan mempertahankan pangsa pasar Anda.

 

Jaga kelancaran pengiriman perkotaan Anda mulai sekarang

Pengiriman last mile yang lebih ramah lingkungan membantu bisnis mengatasi berbagai tantangan pengiriman di kawasan perkotaan, sekaligus memenuhi meningkatnya permintaan akan layanan logistik yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Selain itu, solusi ini membantu bisnis e-commerce tetap kompetitif di tengah regulasi emisi yang semakin ketat, baik di Indonesia maupun di berbagai negara lainnya. DHL siap mendukung perjalanan bisnis Anda melalui GoGreen Plus, yang menyediakan pelaporan pengurangan emisi yang terverifikasi, serta On Demand Delivery, yang membantu mengurangi pengiriman ulang yang tidak diperlukan dan meningkatkan efisiensi pengiriman.

Jika Anda ingin menghadirkan opsi pengiriman yang lebih ramah lingkungan pada proses checkout internasional, spesialis DHL Express siap membantu menemukan solusi yang sesuai untuk kebutuhan bisnis Anda.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan(FAQ)

Pengiriman last mile ramah lingkungan adalah tahap akhir proses pengiriman yang menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti van listrik dan sepeda kargo listrik, untuk mengantarkan barang dari pusat distribusi ke alamat pelanggan. Pendekatan ini membantu mengurangi emisi serta mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan perkotaan.

Zona rendah emisi dan kebijakan terkait dapat membatasi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil dengan tingkat emisi tinggi. Akibatnya, bisnis berisiko menghadapi keterlambatan pengiriman atau biaya tambahan. Bekerja sama dengan penyedia logistik yang mengoperasikan armada listrik dapat membantu memastikan akses ke area perkotaan tetap terjaga sekaligus mengurangi risiko biaya akibat regulasi emisi.

GoGreen Plus membantu mengurangi emisi karbon yang terkait dengan pengiriman melalui penggunaan Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Layanan ini memberikan cara yang praktis bagi bisnis untuk mendukung transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus menunjukkan pengurangan emisi yang telah diverifikasi kepada pelanggan.

Ya. Kendaraan alternatif seperti van listrik dan sepeda motor kargo listrik sangat efektif untuk menangani volume pengiriman yang tinggi, terutama di kawasan perkotaan yang padat. Selama periode puncak seperti Lebaran, kendaraan ini dapat membantu kurir menghindari kemacetan sehingga pengiriman dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan kendaraan konvensional yang lebih besar.

Anda dapat menampilkan opsi GoGreen Plus secara langsung pada halaman checkout sehingga pelanggan dapat memilih opsi pengiriman yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, pembaruan status pengiriman secara digital melalui DHL Express Mobile App juga membantu menunjukkan upaya perusahaan dalam mengurangi penggunaan kertas dan dampak terhadap lingkungan.