Sensor yang sangat sensitif dan sistem laser optik pada robot industri dapat mengalami perubahan posisi akibat getaran ringan selama proses pengiriman. Bahkan pergeseran yang sangat kecil, hanya sebagian milimeter, dapat menyebabkan perlunya kalibrasi ulang yang memakan waktu dan biaya begitu peralatan tiba di lokasi tujuan.
Bagaimana DHL Express melindungi peralatan Anda selama pengiriman
Kami juga menangani komponen yang dilengkapi baterai lithium cadangan (backup battery) bawaan dengan mengikuti standar penanganan Barang Berbahaya (Dangerous Goods) yang ketat, termasuk ketentuan PI967 dan PI970 Section II (sesuai perjanjian layanan yang berlaku). Ketentuan ini mengatur persyaratan keselamatan untuk pengiriman perangkat yang menggunakan unit daya atau baterai berkapasitas tinggi.
Tiga risiko utama selama pengiriman
- Getaran Berkelanjutan: Getaran dari mesin kendaraan selama proses pengiriman dapat menyebabkan sistem laser optik berpresisi tinggi bergeser dari posisi kalibrasinya.
- Benturan Fisik: Penanganan yang kurang hati-hati di terminal kargo dapat merusak atau memecahkan papan kontrol elektronik (programmable logic board) yang sensitif.
- Perubahan Suhu Ekstrem: Perubahan suhu yang mendadak selama pengangkutan dapat merusak mikrochip dan komponen elektronik yang sensitif.
Papan kontrol elektronik (Programmable Logic Boards) sangat sensitif terhadap guncangan dan pergerakan. Karena itu, semakin sedikit proses penanganan yang dilalui selama pengiriman, semakin kecil pula risiko kerusakan yang dapat terjadi. Melalui jaringan pengiriman ekspres yang lebih cepat, DHL Express membantu mengurangi jumlah titik penanganan (handling points) di sepanjang perjalanan. Dengan demikian, risiko kerusakan pada robot industri dan peralatan otomatis bernilai tinggi dapat diminimalkan.
Mengapa kecepatan adopsi otomasi berbeda di setiap wilayah?
Kecepatan adopsi otomatisasi sering kali dipengaruhi oleh kondisi bisnis di masing-masing wilayah. Di negara dengan biaya tenaga kerja yang tinggi, robot banyak digunakan untuk membantu mengatasi kekurangan tenaga kerja. Sementara itu, di kawasan industri yang berkembang pesat seperti Indonesia, teknologi yang sama lebih sering dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan menjaga kualitas hasil produksi tetap konsisten.
Bagaimana DHL Express membantu menjaga jadwal implementasi Anda tetap sesuai rencana?
Pengiriman udara yang cepat membantu memastikan proyek peningkatan dan integrasi sistem otomatisasi tetap berjalan sesuai jadwal. Layanan DHL Express 12:00 memungkinkan prosesor, sensor, atau komponen penting lainnya tiba lebih awal pada hari yang sama, sehingga tim teknisi dapat segera melanjutkan pekerjaan tanpa harus menunggu. Dengan demikian, perusahaan dapat mengurangi waktu henti operasional dan menghindari biaya yang muncul akibat lini produksi atau tim teknis yang tidak dapat bekerja karena menunggu komponen yang dibutuhkan.
Perbandingan tiga faktor pendorong utama otomasi di berbagai wilayah
Faktor Pendorong
| Prioritas Operasional Utama
| Solusi Otomasi yang Ideal
|
|---|
Biaya Tenaga Kerja yang Tinggi
| Mengurangi pekerjaan fisik dan meningkatkan keselamatan di area gudang
| Automated Guided Vehicles (AGV) atau kendaraan otomatis berpemandu
|
Kekurangan Tenaga Kerja
| Menjaga kapasitas operasional tetap stabil di fasilitas-fasilitas penting
| Sistem pengambilan barang otonom (autonomous mobile picking systems)
|
Peningkatan Kapasitas Produksi
| Meningkatkan volume produksi harian dan menjaga konsistensi hasil produksi
| Lengan robot multi-sumbu berkecepatan tinggi (high-speed multi-axis robotic arms)
|
Membangun dan mengimplementasikan sistem otomatisasi seperti ini memerlukan pemahaman yang baik mengenai kondisi pasar lokal. Di Indonesia, misalnya, peningkatan kapasitas manufaktur juga sejalan dengan inisiatif Making Indonesia 4.0, yang bertujuan memperkuat daya saing sektor industri melalui penerapan teknologi modern. Menurut studi dari Center for Global Development , porsi tenaga kerja yang bekerja di sektor manufaktur di negara berpendapatan tinggi diperkirakan akan turun dari 11,4% menjadi 8,3% pada tahun 2050. Otomatisasi hadir untuk membantu mengisi kesenjangan tersebut dan menjaga produktivitas tetap tinggi. Dengan memanfaatkan pengiriman udara untuk sistem dan komponen otomatisasi yang penting, perusahaan dapat mempercepat implementasi teknologi baru tanpa harus menghentikan atau memperlambat proses produksi yang sedang berjalan.
Mengapa robot industri sering tertahan di Pabean?