#Saranb2b

FAQ & bantuan pengiriman internasional DHL Express

Bacaan 15 menit
FAQ pengiriman DHL Express

Pengiriman internasional sering kali terasa rumit, terutama saat harus mengurus dokumen kepabeanan, bea masuk, pajak, dan estimasi waktu pengiriman. Baik Anda pelaku UMKM online maupun eksportir yang sedang berkembang di Indonesia, memahami proses logistik internasional adalah kunci untuk memperluas bisnis ke pasar global.

Di DHL Express, kami menyederhanakan pengiriman internasional untuk bisnis dari berbagai skala, agar pengiriman ke luar negeri menjadi lebih cepat, aman, dan tanpa ribet. Bagi Anda yang baru pertama kali menggunakan layanan DHL Express, berikut jawaban atas pertanyaan yang paling sering diajukan seputar pengiriman internasional, mulai dari dokumen yang perlu disiapkan hingga cara melacak kiriman.

Pertanyaan Umum Seputar Proses Clearance (Kepabeanan)

Proses clearance Bea dan Cukai adalah proses perizinan dari otoritas pabean suatu negara agar barang dapat masuk atau keluar dari negara tersebut. Proses ini mencakup pengajuan dokumen yang diperlukan, perhitungan dan pembayaran bea masuk serta pajak (jika ada), serta memastikan barang yang dikirim sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hanya badan usaha yang terdaftar dan berbadan hukum di Indonesia yang diperbolehkan melakukan ekspor. Untuk proses pengiriman internasional, berikut dokumen yang perlu disiapkan:

  • Bill of Lading, Air Waybill, atau dokumen pengangkutan lainnya (misalnya, resi pos atau kargo)
  • Commercial Invoice (Faktur Komersial)
  • Customs Export Declaration (Deklarasi Ekspor)
  • Packing List (Daftar Kemasan)
  • Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)
  • Sertifikat Asuransi
  • Izin Ekspor
  • Certificate of Origin (Surat Keterangan Asal Barang)1

Commercial Invoice / Faktur Komersial adalah dokumen utama dalam pengiriman internasional yang berisi informasi penjual dan pembeli, deskripsi barang, jumlah, nilai barang, serta HS Code (Harmonized System Code) untuk klasifikasi kepabeanan. 

 Air Waybill berfungsi sebagai tanda terima sekaligus kontrak antara pengirim dan perusahaan kurir internasional. Dokumen ini memuat informasi penting seperti detail pengiriman, data pengirim dan penerima, informasi kurir, nilai barang untuk keperluan Bea dan Cukai, serta instruksi penanganan khusus. AWB juga digunakan untuk melacak status pengiriman.

HS Code (Harmonized System Code) adalah kode standar internasional untuk mengklasifikasikan jenis barang yang diperdagangkan secara global. Kode ini terdiri dari 6 digit utama dan dapat diperpanjang menjadi 10 digit atau lebih sesuai ketentuan masing-masing negara. HS Code membantu pihak bea cukai menentukan tarif, pajak, dan regulasi yang berlaku. Anda dapat mencari HS Code produk Anda melalui MyGTS (My Global Trade Services) dari DHL Express.

Klasifikasi komoditas adalah sistem standar yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan barang dalam perdagangan internasional. Di Indonesia, klasifikasi ini menggunakan HS Code (Harmonized System Code) yang dikembangkan oleh World Customs Organization (WCO). Setiap HS Code mewakili jenis produk tertentu dan digunakan oleh otoritas Bea dan Cukai untuk menentukan bea masuk, pajak, serta pencatatan statistik perdagangan.2

Beberapa wilayah menerapkan sistem turunan agar klasifikasi lebih spesifik. Di kawasan ASEAN, sistem tersebut dikenal sebagai ASEAN Harmonised Tariff Nomenclature (AHTN), yang digunakan untuk kegiatan ekspor dan impor ke dan dari Indonesia.

HS Code merupakan standar global, sedangkan AHTN Code adalah penyesuaian regional yang membantu negara-negara ASEAN menyelaraskan dan menyederhanakan proses kepabeanan. Sistem ini mendukung kelancaran perdagangan lintas negara sekaligus memastikan kepatuhan terhadap aturan regional dan kebijakan kepabeanan nasional.

Bagi pelaku usaha di Indonesia, memahami dan menggunakan AHTN Code dengan benar sangat penting untuk memastikan kepatuhan, menghindari keterlambatan, dan menjaga kelancaran proses perdagangan.

Certificate of Origin adalah dokumen yang menyatakan negara tempat barang diproduksi atau dibuat. Dokumen ini sering dibutuhkan untuk mendapatkan tarif bea masuk yang lebih rendah berdasarkan perjanjian perdagangan, seperti ASEAN Free Trade Area (AFTA) atau perjanjian bilateral lain yang diikuti Indonesia.

Ya. Untuk melakukan kegiatan impor atau ekspor, pelaku usaha harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai bukti legalitas dan identitas perusahaan.3 Setelah memiliki NIB, perusahaan mungkin juga perlu mengurus izin impor atau ekspor dari Kementerian Perdagangan, tergantung pada jenis usaha dan barang yang dikirim.4

Agar proses kepabeanan lebih cepat dan minim kendala, pastikan untuk:

  • Menyiapkan dokumen pengiriman yang lengkap dan akurat.
  • Menjelaskan detail produk dengan jelas, termasuk kode HS, deskripsi barang, dan nilai barang.
  • Mematuhi peraturan bea dan Cukai Indonesia serta negara tujuan.
  • Bekerja sama dengan mitra pengiriman internasional berpengalaman seperti DHL Express, yang dapat membantu pengecekan dokumen, klasifikasi barang, dan mempercepat proses clearance.

Landed cost adalah total biaya barang hingga tiba di alamat penerima. Biaya ini mencakup harga barang dan seluruh biaya tambahan selama proses pengiriman. Rumus sederhananya adalah:

Landed Cost = Harga Barang + Biaya Pengiriman + Bea Masuk/Pajak + Asuransi + Biaya Lainnya

  • Biaya Produk: Harga barang dari penjual. Pengiriman: Ongkos kirim, biaya penanganan, dan lain sebagainya.
  • Bea Masuk/Pajak: Termasuk bea masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Barang dan Jasa (GST), dan lain sebagainya.
  • Asuransi: Biaya perlindungan barang dari risiko kerusakan atau kehilangan.
  • Biaya Lainnya: Jasa kepabeanan, gudang, biaya kurs, dan biaya regulasi lainnya.

EORI (Economic Operator Registration and Identification) adalah nomor identitas unik yang dikeluarkan oleh otoritas Bea dan Cukai Uni Eropa (EU). Nomor ini wajib digunakan oleh perusahaan atau individu yang melakukan impor atau ekspor ke atau dari negara-negara Uni Eropa, serta untuk perpindahan barang di dalam wilayah EU.5

Denied Party, atau dikenal juga sebagai Restricted Party, adalah individu, organisasi, atau entitas yang dilarang atau dibatasi untuk melakukan kegiatan ekspor atau perdagangan tertentu. Pihak-pihak ini biasanya tercantum dalam daftar pengawasan pemerintah (seperti AS, Uni Eropa, dan PBB) karena terkait isu terorisme, aktivitas kriminal, atau pelanggaran sanksi internasional.

Pertanyaan Umum Seputar Bea Masuk, Pajak, dan Pembayaran

Saat Anda mengimpor barang ke suatu negara, biasanya ada dua jenis biaya yang dikenakan: bea masuk dan pajak impor.

Bea masuk (import duty atau customs duty) adalah tarif yang ditetapkan pemerintah untuk mengatur masuknya barang dari luar negeri. Di Indonesia, per tahun 2025, tarif bea masuk berkisar antara 0% hingga 150% dari nilai pabean, yang dihitung berdasarkan nilai CIF (Cost, Insurance, and Freight) atau harga barang ditambah asuransi dan ongkos kirim.

Pajak impor (import tax) adalah persentase pajak yang dikenakan atas barang impor sesuai ketentuan pemerintah. Contoh pajak impor adalah Pajak Pertambahan Nilai (PPN). 6

De Minimis adalah batas nilai minimum suatu kiriman yang dibebaskan dari bea masuk atau pajak impor. Jika nilai barang berada di bawah batas De Minimis suatu negara, proses customs clearance biasanya lebih cepat dan biayanya lebih rendah.

Amerika Serikat memiliki aturan de minimis exemption yang memungkinkan barang bernilai rendah masuk ke AS tanpa proses customs clearance formal dan tanpa dikenakan bea masuk atau pajak.

Waktu lalu, batas de minimis untuk pengiriman ke AS adalah USD 800. Artinya, kiriman dengan nilai USD 800 atau kurang (per orang, per hari) dapat masuk tanpa pajak dan dengan dokumen minimal.

Namun, mulai 29 Agustus 2025, fasilitas de minimis ini akan dihapus secara bertahap. Setelah itu, kiriman akan dikenakan bea tambahan sekitar 10% hingga 50%, tergantung tarif negara asal. 7

Incoterms (International Commercial Terms) adalah aturan internasional yang menjelaskan pembagian tanggung jawab antara penjual dan pembeli dalam perdagangan global, termasuk siapa yang menanggung biaya pengiriman, asuransi, serta bea masuk dan pajak.

Beberapa Incoterms yang umum digunakan adalah DDP dan DAP.

Dalam skema DDP, penjual bertanggung jawab penuh atas pembayaran seluruh bea masuk dan pajak. Pembeli akan menerima barang tanpa perlu mengurus atau membayar biaya kepabeanan tambahan.

Incoterm ini sangat cocok untuk bisnis e-commerce yang ingin memberikan pengalaman pengiriman yang praktis dan tanpa ribet bagi pelanggan.

DAP (Delivered At Place), yang juga sering disebut DTP (Duties and Taxes Paid), adalah Incoterm di mana penjual bertanggung jawab mengirimkan barang hingga ke lokasi tujuan yang telah disepakati, siap untuk dibongkar.

Dalam perjanjian ini, Penjual menanggung biaya dan risiko hingga barang tiba di lokasi tujuan. Penjual hanya mengurus ekspor, bukan impor. Pembeli bertanggung jawab atas proses impor, termasuk customs clearance, pembayaran bea masuk, pajak, dan formalitas kepabeanan di negara tujuan

Pertanyaan Umum Seputar Pengiriman untuk Usaha Kecil (UMKM)

Bagi penjual online, menggunakan layanan pengiriman internasional DHL Express membantu memastikan paket sampai ke pelanggan dengan cepat dan andal. Jaringan global DHL Express memungkinkan pengiriman yang lebih singkat, sementara fitur integrasi e-commerce memudahkan pembuatan label, pelacakan, dan dokumen kepabeanan secara otomatis. Hal ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga mengurangi risiko kesalahan, sehingga pengalaman pelanggan tetap profesional dan lancar.

Asuransi pengiriman sangat disarankan, terutama untuk barang bernilai tinggi atau mudah rusak. DHL Express menyediakan pilihan perlindungan seperti extended liability untuk dokumen penting dan shipment value protection untuk barang. Dengan perlindungan ini, Anda dapat lebih tenang jika terjadi kehilangan atau kerusakan, sekaligus menjaga reputasi bisnis dan kepercayaan pelanggan.

Cara Pengiriman Internasional dengan DHL Express

Pertanyaan umum seputar pengiriman DHL Express

DHL Express menyediakan layanan Time Definite International (TDI), yaitu pengiriman door-to-door yang aman ke hampir seluruh negara dan wilayah di dunia. Anda dapat memilih pengiriman yang tiba di awal, tengah, atau akhir hari kerja. Semua layanan dilengkapi dengan pelacakan real-time, sehingga Anda selalu tahu posisi barang kiriman Anda.

Biaya pengiriman tergantung pada berat, dimensi paket, negara tujuan, dan jenis layanan yang dipilih. Anda bisa mendapatkan estimasi biaya dengan cepat melalui website DHL Express atau MyDHL+, yang juga menyediakan perkiraan bea masuk dan pajak secara transparan.

Sebagian besar pengiriman DHL Express dari Indonesia ke kota-kota besar di dunia biasanya tiba dalam 1–2 hari kerja. Namun, waktu pengiriman dapat dipengaruhi oleh proses customs clearance dan lokasi tujuan. Untuk estimasi yang lebih akurat, Anda dapat menghubungi tim DHL Express.

Anda dapat melacak paket DHL Express dengan mudah menggunakan nomor Air Waybill (AWB) melalui website atau aplikasi mobile DHL Express. Informasi status kiriman akan diperbarui secara real-time, mulai dari penjemputan hingga paket diterima.

Biaya proses clearance Bea dan Cukai oleh DHL Express bergantung pada beberapa faktor, seperti jenis barang, nilai kiriman, dan ketentuan regulasi yang berlaku. Biaya tambahan dapat dikenakan untuk proses clearance non-rutin, pengurusan izin, atau notifikasi broker. Rincian lengkap mengenai biaya ini dapat dilihat di website DHL Express Indonesia.

Reverse logistics adalah proses pengiriman barang dari pelanggan kembali ke produsen atau penjual. Tujuannya bisa untuk mendapatkan kembali nilai barang atau memastikan barang ditangani dengan benar. Proses ini biasanya mencakup:

  • Penanganan retur dari pelanggan
  • Perbaikan atau refurbish barang
  • Daur ulang atau pembuangan barang sesuai ketentuan

Last-mile delivery adalah tahap terakhir dalam proses pengiriman, yaitu saat paket dikirim dari hub atau gudang lokal ke alamat akhir penerima, baik rumah maupun tempat usaha.

Cold chain adalah sistem distribusi dengan pengaturan suhu khusus untuk menjaga produk tetap berada pada suhu tertentu sejak dari titik asal hingga sampai ke konsumen. Sistem ini penting untuk menjaga kualitas barang yang sensitif terhadap suhu, seperti:

  • Produk farmasi dan vaksin
  • Makanan mudah rusak (misalnya produk segar dan makanan beku)
  • Bahan kimia dan material biologis sensitif

DHL Express Indonesia menyediakan layanan pengiriman cepat dan andal untuk kiriman udara yang sangat mendesak, baik dokumen penting maupun pengiriman medis yang kritis waktu. Mulai dari next-flight out, layanan charter, hingga onboard courier, DHL Express membantu pengiriman global secepat mungkin.

On-Demand Delivery (ODD) adalah layanan gratis dan interaktif dari DHL Express yang memberikan penerima kontrol lebih besar atas pengiriman paket mereka. Setelah paket dikirim, penerima akan mendapatkan notifikasi dan dapat memilih berbagai opsi fleksibel, seperti:

  • Mengubah tanggal atau waktu pengiriman
  • Memilih alamat pengiriman alternatif
  • Memilih tetangga atau tempat aman untuk menitipkan paket
  • Mengambil paket di DHL ServicePoint terdekat
  • Meminta penundaan pengiriman saat sedang liburan

DHL Express menyediakan berbagai tools digital untuk memudahkan pengiriman bagi bisnis maupun individu:

  • MyDHL+: Platform online lengkap untuk cek tarif, membuat pengiriman, menjadwalkan penjemputan, melacak paket, dan mengelola tagihan.
  • Global Trade Services (GTS): Membantu proses kepabeanan dengan menghitung landed cost, mengidentifikasi dokumen yang dibutuhkan, serta memberikan informasi regulasi terbaru.
  • MyBill: Alat praktis untuk mengelola tagihan, melihat, mencari, dan mengunduh data invoice dengan mudah.

Ya. Melalui GoGreen Plus, DHL Express menawarkan opsi pengiriman yang lebih berkelanjutan dengan membantu mengurangi emisi karbon pengiriman menggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

Batas berat tergantung pada jenis layanan DHL Express yang digunakan:

  • DHL Express Worldwide – hingga 3.000 kg
  • DHL Express 12:00 – hingga 300 kg
  • DHL Express 9:00 – hingga 300 kg

DHL Express tidak melayani negara-negara berikut:

  • Pulau Ascension
  • Pulau Bovet
  • Wilayah Samudra Hindia
  • Wilayah Selatan Prancis
  • Kepulauan Heard & Mcdonald
  • Pitcairn
  • Saint Pierre & Miquelon
  • Tajikistan
  • Tristan Da Cunha
  • Kepulauan Terpencil Kecil AS (Pulau Baker, Pulau Howland, Pulau Jarvis, Atol Johnston, Kingman Reef, Atol Midway, Atol Palmyra, Pulau Wake)

DHL Express membatasi atau melarang pengiriman beberapa jenis barang, antara lain:

  • Hewan hidup (mamalia, reptil, ikan, amfibi, serangga, dan burung)
  • Trofi atau bagian tubuh hewan (misalnya gading, sirip hiu), atau produk hewan yang dilarang oleh CITES atau hukum setempat
  • Jenazah manusia atau abu kremasi
  • Logam mulia dalam bentuk apa pun (bullion)
  • Uang tunai (uang kertas dan koin yang masih berlaku)
  • Batu mulia atau semi mulia lepas (dipoles atau tidak)
  • Senjata api, amunisi, bahan peledak, serta replika atau tiruan senjata
  • Barang ilegal, termasuk narkotika dan turunannya
  • Barang palsu yang melanggar hak kekayaan intelektual (HKI/IPR)

Bisa. Anda tetap dapat mengirim paket tanpa memiliki akun DHL Express dengan cara:

  • Kirim Online: Gunakan MyDHL+ atau website DHL Express untuk cek tarif, membuat label, dan membayar dengan kartu kredit.
  • Datang ke Service Point: Bawa paket Anda ke DHL Express ServicePoint terdekat, dan staf kami akan membantu proses pengiriman dan pembayaran.

Ya. DHL Express Indonesia menyediakan layanan pengiriman domestik untuk kiriman yang diserahkan di DHL Express ServicePoint. Selain itu, bagi pelanggan akun, layanan last-mile domestik juga terintegrasi sebagai bagian dari solusi pengiriman internasional yang lengkap.

Kirim dengan DHL Express Sekarang

Pengiriman internasional tidak harus rumit. Bersama DHL Express Indonesia, Anda mendapatkan mitra logistik dan pengiriman yang tepercaya untuk membantu bisnis Anda berkembang di pasar global. Mulai dari bantuan customs clearance, pelacakan real-time, hingga pengiriman internasional yang cepat, DHL Express memastikan kiriman Anda tiba dengan aman dan tepat waktu. Baik Anda pelaku toko online skala kecil maupun eksportir besar, DHL Express menyediakan layanan yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda. Buka akun bisnis DHL Express sekarang dan rasakan kemudahan pengiriman global tanpa ribet.