#SaraneCommerce

Persiapan pengiriman: Panduan untuk bahan kemasan

7 menit membaca

Persiapan pengiriman yang tepat sangat penting untuk keberhasilan pengiriman barang ke tujuan di seluruh dunia. Mengetahui bahan kemasan yang tepat dan cara mengemas produk Anda dapat berarti perbedaan antara barang yang rusak atau tertunda dan barang yang dikirim dengan aman dan terjamin tepat waktu. Semua bisnis, besar atau kecil, membutuhkan solusi transportasi yang andal yang menjamin produk mereka akan tiba dengan aman dalam kondisi sempurna di tempat tujuan. Untungnya, dengan mengambil beberapa langkah sederhana, Anda tidak hanya dapat memastikan pengiriman Anda berhasil tetapi juga menghemat uang dalam prosesnya. Panduan ini akan membahas penggunaan bahan kemasan yang aman untuk pengiriman, sehingga bisnis dan individu yang ingin mengirimkan paket memiliki alat yang mereka butuhkan untuk memastikan pengiriman yang sukses.

Pentingnya bahan kemasan

Kemasan berkualitas sangat penting bagi bisnis yang ingin membuat kesan abadi pada pelanggan mereka. Selain melindungi produk dari kemungkinan rusak selama transit, pengemasan meningkatkan rasa percaya di antara pelanggan yang meyakinkan mereka tentang kualitas dan keandalan produk. Ini pada gilirannya membantu mengurangi kebutuhan akan penggantian yang mahal dan meningkatkan kepuasan pelanggan, membuka jalan bagi hubungan yang stabil antara Anda dan pembeli Anda. Paket yang disegel dengan aman menampilkan perhatian terhadap detail serta kontrol kualitas; faktor-faktor yang klasik jika bisnis berusaha untuk memelihara dan mempertahankan pelanggannya. Oleh karena itu, memilih bahan kemasan yang sesuai memainkan peran integral dalam membantu bisnis mencapai kesuksesan.

Bahan kemasan yang umum digunakan untuk pengiriman

1. Bahan eksternal

Bahan eksternal yang digunakan dalam pengepakan membentuk kemasan luar yang digunakan untuk pengiriman produk dan juga penting untuk melindungi barang dalam perjalanan. Ini adalah beberapa bahan eksternal umum  yang sering digunakan untuk menjaga paket tetap aman saat bepergian:

1. Kotak kardus bergelombang

Kotak kardus bergelombang kokoh dan dapat diandalkan. Salah satu alasan utama banyak digunakan adalah karena tersedia dalam berbagai ukuran dan lapisan, sehingga bisa menyesuaikan dengan berbagai jenis produk.

<h3>2. Film peregangan</h3><p>Stretch film adalah bahan yang digunakan perusahaan untuk membungkus produk yang tersedia dalam kelipatan, seperti botol air, karton jus, dan gulungan tisu. Bahan pengepakan eksternal ini membantu perusahaan menjaga produk mereka agar tidak bergerak atau jatuh selama pengiriman dan untuk memastikan produk mereka tiba dengan aman di tempat tujuan.</p>

2. Stretch Film (Plastik pembungkus yang bisa ditarik)

Stretch film adalah bahan kemasan yang digunakan untuk membungkus beberapa produk sekaligus, seperti botol air minum, karton jus, dan gulungan tisu. Kemasan ini membantu menjaga produk agar tidak bergeser atau jatuh selama pengiriman, sehingga barang sampai dengan aman di tujuan..

<h2>3. Kecilkan&nbsp; film</h2><p>Shrink film adalah bahan kemasan yang menawarkan perlindungan tambahan untuk produk seperti permainan papan, parfum, dan barang-barang elektronik. Ini <b>membentang di sekitar objek dan kemudian menyusut di bawah penerapan panas</b>, sehingga menciptakan pembungkus yang rapat. Jika Anda ingin melindungi barang-barang kecil atau menyimpannya bersama-sama dalam satu bundel, shrink film akan bekerja lebih baik daripada stretch film. Ini juga biasanya digunakan untuk menutupi makanan seperti keju atau daging. Bisnis bahkan dapat memilih film menyusut yang dicetak khusus dengan logo atau detail lainnya untuk menambah pengenalan merek.&nbsp;</p><h2>2. Bahan internal</h2><p>Kantong polietilen dan bungkus gelembung adalah dua bahan internal yang paling umum digunakan selama proses pengemasan. Bahan internal <b>melindungi produk Anda dari guncangan atau getaran saat bepergian</b>. Karena produk dapat bergeser saat dalam perjalanan, bahan-bahan ini memberikan <b>bantalan yang cukup</b> pada dinding kotak tempat produk ditempatkan.&nbsp;</p><h2>3. Bahan pengisi</h2><p>Bahan pengisi kemasan memberikan bantalan lebih lanjut di atas bahan internal yang disebutkan di atas. Pengisi ini <b>memastikan pergerakan produk minimal saat mengirimkannya dalam kotak</b>. Ada berbagai pilihan juga yang membantu memenuhi kebutuhan bahan pengisi tertentu. Ini termasuk pengepakan kacang, sisipan styrofoam, papan bergelombang, sisipan kardus, kertas kusut, dan isian kosong kertas robek. Selain itu, bahan pengisi yang kurang umum seperti Expanded Polystyrene Foam (EPS), terpal busa polietilen, terpal plastik udara enkapsulasi, dan kertas kraft dapat digunakan tergantung pada sifat barang yang perlu dikirim.</p><h2>Bagaimana memilih bahan kemasan yang tepat untuk produk</h2><p>Memilih bahan kemasan untuk persiapan pengiriman merupakan faktor penting dalam hal menjaga produk Anda tetap aman saat bepergian dari gudang Anda ke pelanggan. Selain memperhitungkan produk, bahan kemasan harus dipilih dengan cermat berdasarkan pertimbangan berikut:</p>

3. Shrink films (plastik yang menyusut saat dipanaskan)

Shrink film adalah bahan kemasan yang memberikan perlindungan tambahan untuk produk seperti permainan papan, parfum, dan barang elektronik. Plastik ini membungkus produk lalu menyusut saat dipanaskan, sehingga kemasan menjadi rapat. Untuk melindungi barang berukuran kecil atau menggabungkan beberapa produk dalam satu paket, plastik shrink lebih efektif dibanding plastik stretch. Plastik ini juga sering digunakan untuk membungkus makanan seperti keju atau daging. Selain itu, bisnis dapat menggunakan plastik shrink dengan desain khusus dan logo perusahaan untuk meningkatkan pengenalan merek. 

2. Bahan kemasan bagian dalam

Kantong plastik polyethylene dan bubble wrap adalah dua bahan kemasan bagian dalam yang paling umum digunakan. Bahan-bahan ini berfungsi melindungi produk dari benturan atau getaran selama pengiriman. Karena barang bisa bergeser saat di perjalanan, bahan kemasan ini memberikan bantalan yang cukup agar produk tidak terbentur dinding kotak. 

3. Bahan pengisi kemasan

Bahan pengisi kemasan memberikan perlindungan tambahan di luar bahan kemasan bagian dalam. Bahan ini membantu mengurangi pergerakan produk di dalam kotak saat pengiriman. Tersedia berbagai pilihan bahan pengisi sesuai kebutuhan, seperti packing peanuts, styrofoam, papan kardus bergelombang, sisipan karton, kertas yang diremas, dan kertas serut. Selain itu, ada juga bahan pengisi yang lebih khusus seperti Expanded Polystyrene Foam (EPS), lembaran busa polyethylene, plastik berisi udara (air bubble sheet), dan kertas kraft, yang dapat digunakan tergantung pada jenis barang yang akan dikirim.

Bagaimana memilih bahan kemasan yang tepat untuk produk

Memilih bahan kemasan untuk persiapan pengiriman merupakan faktor penting dalam hal menjaga produk Anda tetap aman saat bepergian dari gudang Anda ke pelanggan. Selain memperhitungkan produk, bahan kemasan harus dipilih dengan cermat berdasarkan pertimbangan berikut:

1. Daya tahan

Daya tahan adalah kunci pengiriman yang aman karena mencegah kerusakan saat dalam perjalanan. Penting untuk memilih bahan kemasan yang cukup tahan lama untuk melindungi produk dari kekuatan eksternal atau bahaya lingkungan yang mungkin mereka alami selama pengiriman.

2. Barang yang mudah rusak

Untuk makanan yang mudah rusak, wadah styrofoam berinsulasi dapat memastikan kesegaran produk, dan menambahkan pelapis plastik kedap air akan mencegah pencairan atau pencairan.

3. Biaya

Biaya juga merupakan sesuatu yang perlu dipertimbangkan; Bahan kemasan tidak boleh terlalu mahal sehingga ditransfer ke harga yang lebih tinggi bagi pelanggan. Menemukan bahan kemasan yang tersedia secara luas dan hemat biaya sangat ideal karena memastikan bahwa kedua belah pihak mendapat manfaat dari pembeliannya.

4. Mudah digunakan untuk Anda dan pelanggan Anda

Kemasan produk yang mudah digunakan harus selalu dipertimbangkan saat memilih bahan kemasan untuk produk. Proses pengemasan harus cepat dan efisien, jika tidak, Anda dapat dikenakan peningkatan biaya. Semakin mudah digunakan, semakin hemat biaya untuk bisnis apa pun. Ini juga meluas ke pelanggan. Jika kemasan sulit dibuka atau dilepas, atau merusak barang dalam proses unboxing, maka hal itu dapat berdampak negatif pada pengalaman mereka.

5. Kemasan ramah lingkungan

Dengan memilih bahan kemasan yang mempromosikan daur ulang, Anda secara aktif mendorong operasi bisnis yang berkelanjutan dan melakukan bagian Anda dalam mengurangi jejak karbon Anda. Perubahan kecil ini dapat membantu membuat perbedaan besar dalam kepuasan pelanggan dan dampak lingkungan Anda.

Bagaimana Anda mengemas barang untuk pengiriman yang aman?

1. Produk berukuran kecil

Barang berukuran kecil lebih mudah rusak jika tidak dikemas dengan bahan pengisi atau menggunakan ukuran kotak yang tidak sesuai. Anda dapat menggunakan kalkulator ukuran kotak pengiriman online untuk menentukan ukuran yang tepat. Setelah barang dikemas, pastikan kotak ditutup rapat dengan lakban yang kuat. Tempelkan juga label pengiriman pada paket agar kurir mengetahui isi paket dan dapat menangani pengiriman dengan benar.

2. Produk berukuran besar

Saat mengirim barang berukuran besar, pastikan kotak cukup kuat untuk menahan berat barang. Jika satu kotak saja tidak cukup kuat, barang dapat dibungkus terlebih dahulu dengan plastik shrink, lalu dimasukkan ke dalam kotak lain yang lebih besar. Label pengiriman harus ditempel pada kotak bagian luar. Jika barang dapat dibongkar, akan lebih aman jika setiap bagian dikemas dalam kotak terpisah sebelum dikirim.

3. Barang mudah pecah

Barang mudah pecah tetap aman dikirim asalkan dikemas dengan ekstra hati-hati. Gunakan kotak pengiriman yang kokoh dan memang dirancang untuk barang rapuh. Bungkus barang dengan dua hingga tiga lapis bubble wrap, dan hindari penggunaan lakban berlebihan karena dapat memecahkan gelembung udara sehingga mengurangi perlindungan. Setelah dimasukkan ke dalam kotak, gunakan bahan pengisi ramah lingkungan seperti kertas daur ulang atau serpihan kertas biodegradable untuk menambah bantalan dan memberikan kesan positif terhadap merek Anda. Tutup paket dengan lakban tebal dan tempelkan stiker “Fragile” di semua sisi agar petugas pengiriman lebih berhati-hati..

4. Produk dengan bentuk tidak biasa

Barang dengan bentuk tidak standar memerlukan penanganan khusus dalam pengemasan. Mulai dari furnitur, suku cadang kendaraan, hingga perlengkapan olahraga, semua membutuhkan metode pengemasan yang disesuaikan. Shrink film sangat efektif untuk melindungi barang besar seperti sofa atau kursi, sementara bahan kemasan bagian dalam cocok untuk barang yang lebih kecil karena memberikan perlindungan tambahan dari risiko kerusakan selama pengiriman.

Hindari masalah pengemasan dengan DHL Express

<p>Mengemas produk Anda dengan benar sangat penting untuk memastikan pengiriman yang aman. Pelanggan juga akan menghargai kehati-hatian yang dilakukan dalam mengemas pembelian mereka, yang dapat menghasilkan lebih banyak penjualan dan ulasan positif untuk bisnis Anda. DHL Express Indonesia menawarkan berbagai layanan pengiriman lokal maupun internasional dan memiliki tim ahli logistik yang dapat membantu Anda dengan pengemasan produk yang akan membuat bisnis Anda menonjol dari persaingan. <a href="https://www.dhl.com/discover/en-id/ship-now">Buka akun bisnis DHL Express hari ini</a> untuk mulai mengirimkan produk Anda dengan aman dan efisien.</p>

Mengemas produk dengan benar sangat penting untuk memastikan barang sampai dengan aman. Pelanggan juga akan menghargai perhatian dan usaha yang Anda berikan dalam pengemasan, yang dapat berdampak pada peningkatan penjualan dan ulasan positif untuk bisnis Anda. DHL Express Indonesia menyediakan berbagai layanan pengiriman, baik domestik maupun internasional, serta didukung oleh tim ahli logistik yang siap membantu Anda dalam pengemasan produk agar bisnis Anda tampil lebih unggul dibandingkan kompetitor. Buka akun bisnis DHL Express hari ini  dan mulai kirim produk Anda dengan aman dan efisien..