#SaraneCommerce

Strategi Ekspansi Pasar: Ekspansi Global Tanpa Bergantung Pada Pasar AS

9 menit membaca
Pemilik bisnis merencanakan ekspansi e-niaga

Amerika Serikat selama ini menjadi tujuan ekspor yang sangat penting bagi banyak bisnis Indonesia. Namun, dengan adanya tarif impor yang diberlakukan oleh AS — termasuk tarif sebesar 19% untuk beberapa produk — semakin penting bagi pelaku usaha untuk mendiversifikasi pasar ekspor dan mencari peluang di luar AS. Walaupun negosiasi perdagangan antara kedua negara masih berlangsung, bergantung pada satu pasar saja membuat bisnis rentan terhadap perubahan kebijakan, fluktuasi permintaan, dan perlambatan ekonomi. 1

Hal ini menunjukkan pentingnya diversifikasi pasar, agar bisnis e-commerce Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada satu negara, menjangkau pelanggan baru, dan membangun strategi bisnis yang lebih tahan terhadap risiko.

Mengapa diversifikasi pasar penting bagi bisnis e-commerce Indonesia

Strategi diversifikasi pasar bukan hanya langkah defensif untuk menghadapi tarif AS, tetapi juga langkah proaktif untuk membangun bisnis yang lebih kuat dan adaptif.

1. Mengurangi risiko dan meningkatkan stabilitas

Jika bisnis hanya bergantung pada satu atau dua pasar utama, perubahan kebijakan perdagangan, penurunan permintaan, atau fluktuasi nilai tukar dapat langsung memengaruhi pendapatan. Dengan memperluas pasar ekspor ke berbagai negara, performa bisnis bisa lebih seimbang. Jika satu negara mengalami perlambatan ekonomi atau menerapkan aturan baru, penjualan dari negara lain tetap bisa menopang pertumbuhan.

2. Mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan

Masuk ke pasar internasional baru membuka akses ke berbagai segmen pelanggan dan tren konsumen yang berbeda, seperti produk ramah lingkungan atau kebiasaan belanja digital. Hal ini berpotensi meningkatkan penjualan sekaligus mendorong inovasi, karena bisnis perlu menyesuaikan produk dan strategi dengan preferensi lokal.

3. Memperkuat ketahanan bisnis dan kehadiran global

Strategi ekspor yang terdiversifikasi membuat bisnis lebih siap menghadapi perubahan global, seperti ketegangan geopolitik, pergeseran rantai pasok, atau regulasi baru. Selain itu, kehadiran di berbagai pasar internasional juga meningkatkan visibilitas dan kredibilitas merek, sehingga bisnis terlihat lebih kompetitif di mata mitra global dan investor. 

4. Menciptakan keunggulan kompetitif

Dengan masuk ke berbagai pasar, bisnis akan mendapatkan wawasan tentang perilaku konsumen, tren industri, dan persaingan di tiap negara. Ini membantu menemukan niche yang belum tergarap, menyempurnakan strategi harga dan positioning, serta mengembangkan produk yang sesuai dengan selera lokal.

Diversifikasi pasar juga membuka peluang kolaborasi dengan distributor regional, kemitraan strategis, atau platform e-commerce lokal untuk memperkuat penetrasi pasar. Dengan belajar dari praktik terbaik di berbagai negara, bisnis bisa berinovasi lebih cepat dan menjadi organisasi yang lebih agile serta berwawasan global.

DHL Express membantu diversifikasi pasar

Cara menemukan peluang di pasar ekspor utama Indonesia

Untuk memperluas bisnis ke pasar baru, penting mengetahui negara mana saja yang sudah memiliki hubungan dagang kuat dengan Indonesia. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas, pangsa pasar yang sudah ada, serta peluang yang lebih mudah dimasuki:

1. Tiongkok

Tiongkok terupakan pasar ekspor terbesar Indonesia selama lebih dari satu dekade. Produk yang diekspor sangat beragam, mulai dari bahan mentah, logam olahan, hingga barang manufaktur. Ekspor utama meliputi bahan bakar mineral, nikel, tembaga, serta minyak hewani dan nabati. Selain komoditas, Tiongkok juga mengimpor alas kaki, tekstil, dan peralatan elektronik dari Indonesia, yang menunjukkan meningkatnya permintaan untuk produk bernilai tambah dan barang konsumsi.

Sebagai salah satu sumber investasi asing terbesar bagi Indonesia, peluang kerja sama bisnis dengan China juga semakin besar. Dengan pasar konsumen yang sangat luas, tren yang terus berkembang, dan ekonomi digital yang kuat, pelaku usaha Indonesia bisa memanfaatkan platform e-commerce lintas negara untuk memperluas jangkauan dan memperkuat kehadiran di pasar yang sangat dinamis ini. 2

Lihat panduan kami tentang cara mengekspor ke China.

2. Jepang

Jepang juga merupakan mitra dagang utama Indonesia. Menurut data dari Observatory of Economic Complexity (OEC)3, selama ini, ekspor Indonesia ke Jepang didominasi oleh bahan mentah seperti produk nabati, gas petroleum, dan batu bara,  yang mencerminkan hubungan industri jangka panjang antara kedua negara.

Namun, peluang ekspor tidak hanya terbatas pada bahan mentah. Sejak berlakunya Indonesia–Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) pada 2008, kerja sama di bidang perdagangan, investasi, manufaktur, dan pertanian semakin kuat.4 Hal ini membuka peluang bagi produk bernilai tambah, barang konsumsi, dan produk khusus untuk masuk ke pasar Jepang yang dikenal sangat memperhatikan kualitas.

Dengan tingginya permintaan terhadap produk premium, ramah lingkungan, dan memiliki nilai budaya, bisnis Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun kehadiran jangka panjang di pasar bernilai tinggi ini. Untuk informasi lebih lanjut tentang perdagangan dengan Jepang, lihat panduan kami tentang kebijakan perdagangan Jepang.

3. Singapura

Sebagai negara tetangga, Singapura menawarkan peluang besar untuk ekspansi regional. Ekspor Indonesia ke Singapura meliputi peralatan elektronik, mutiara dan batu mulia, serta alat optik, fotografi, teknis, dan medis, selain bahan mentah tradisional. 5

Perdagangan dengan Singapura semakin mudah karena kedua negara tergabung dalam ASEAN. Melalui perjanjian ASEAN Free Trade Area (AFTA), sekitar 98,6% produk hampir bebas tarif, sehingga perdagangan lintas negara menjadi lebih cepat dan hemat biaya. 6

Selain sebagai pasar dengan daya beli tinggi, Singapura juga berfungsi sebagai hub strategis untuk masuk ke pasar ASEAN lainnya, dengan hambatan perdagangan yang rendah dan sistem logistik yang sangat efisien.

4. Malaysia

Malaysia juga merupakan pasar yang menjanjikan bagi eksportir Indonesia. Selain bahan mentah, terdapat permintaan tinggi untuk produk bernilai tambah seperti kakao dan olahannya, tepung pati, produk susu, serta kertas. Produk-produk ini mencerminkan kebutuhan industri sekaligus konsumsi masyarakat Malaysia.7

Keuntungan utama berdagang dengan Malaysia adalah fasilitas bebas tarif melalui AFTA, yang menurunkan biaya dan meningkatkan daya saing produk Indonesia. Selain itu, kesamaan budaya, bahasa, dan cara berbisnis membuat pasar Malaysia relatif lebih mudah dimasuki oleh UMKM Indonesia.

Pertumbuhan e-commerce di Malaysia dan meningkatnya minat terhadap produk Asia Tenggara juga membuka peluang bagi bisnis Indonesia untuk memperluas pasar melalui logistik lintas negara dan platform digital.

5. India

India merupakan mitra dagang terbesar ketiga Indonesia di kawasan ASEAN. Hingga 2025, Indonesia mengekspor sekitar 1.800 jenis komoditas ke India, dengan produk utama seperti bahan bakar mineral, minyak hewani dan nabati, serta bahan mentah lainnya.8 Selain itu, kakao, olahannya, dan produk kertas juga memiliki peluang besar.9

Hubungan perdagangan kedua negara diperkuat oleh ASEAN–India Free Trade Agreement (AIFTA), yang mengurangi atau menghapus bea masuk untuk sekitar 76,4% produk.10 Hal ini membuat biaya ekspor lebih rendah dan pasar India lebih mudah diakses.

Dengan jumlah penduduk yang besar, permintaan industri yang tinggi, dan pasar konsumen yang terus berkembang, India menjadi peluang strategis bagi bisnis Indonesia untuk masuk ke Asia Selatan, menjangkau pelanggan baru, dan memperkuat strategi ekspansi global. Memanfaatkan perjanjian perdagangan, strategi pemasaran yang tepat, logistik yang efisien, serta penyesuaian produk dengan kebutuhan lokal akan membantu memaksimalkan potensi di pasar India.

Strategi sukses ekspansi pasar internasional untuk bisnis e-commerce

Berikut beberapa strategi penting bagi bisnis e-commerce Indonesia yang ingin Go Internasional:

  • Sebelum masuk ke pasar baru, penting untuk memahami perilaku konsumen, budaya, tren harga, dan kompetitor lokal. Dengan riset yang baik, bisnis bisa menemukan peluang yang belum tergarap, menyesuaikan produk, serta menentukan strategi harga yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Riset ini bisa dilakukan melalui database perdagangan, sumber resmi pemerintah, atau survei lokal agar keputusan yang diambil lebih tepat.
  • Lakukan lokalisasi bisnis: Lokalisasi bukan hanya menerjemahkan bahasa, tetapi juga menyesuaikan materi marketing, deskripsi produk, kemasan, hingga branding agar sesuai dengan preferensi konsumen lokal. Memahami budaya dan kebiasaan setempat akan membantu membangun kepercayaan, meningkatkan kredibilitas brand, dan mendorong penjualan. 
  • Sediakan metode pembayaran yang aman dan fleksibel: Setiap negara memiliki metode pembayaran favorit yang berbeda, mulai dari kartu kredit, e-wallet, hingga transfer bank. Menyediakan opsi pembayaran lokal dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mengurangi risiko keranjang belanja yang ditinggalkan. Bekerja sama dengan payment gateway yang mendukung transaksi dengan berbagai mata uang juga akan mempermudah transaksi internasional.
  • Perkuat jaringan logistik dan pengiriman: Gunakan partner logistik yang berpengalaman dalam pengiriman internasional seperti DHL Express agar barang sampai dengan cepat dan aman. Pengiriman lintas negara melibatkan proses bea cukai, dokumen, dan perhitungan pajak yang cukup kompleks. Dengan partner yang tepat, proses ini bisa lebih cepat, risiko berkurang, dan pengalaman pelanggan menjadi lebih baik.

Partner yang tepat untuk ekspansi global Anda

Ekspansi e-commerce membutuhkan partner yang dapat mendukung setiap tahap, mulai dari riset pasar hingga pengiriman. Dengan pengalaman puluhan tahun di bidang logistik internasional, DHL Express membantu bisnis e-commerce Indonesia menjalankan operasional global dengan lebih mudah.

Keuntungan menggunakan DHL Express:

  • Jaringan logistik global di lebih dari 220 negara dan wilayah.
  • Keahlian dalam proses clerance Bea dan Cukai untuk meminimalkan keterlambatan.
  • Fitur pelacakan end-to-end untuk visibilitas pengiriman.
  • Layanan express yang dirancang untuk kebutuhan e-commerce internasional.

Baik mengirim ke Singapura, Jepang, maupun Tiongkok, DHL Express memastikan pesanan pelanggan tiba tepat waktu dan dalam kondisi baik. Jika Anda ingin memperluas pasar dan membuat bisnis lebih tahan terhadap risiko dengan diversifikasi ekspor, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai. Buka akun bisnis hAnda dan kirim ke pasar internasional berikutnya dengan lebih percaya diri.